iklan

Tampilkan postingan dengan label domestik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label domestik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 April 2014

Review Literatur: Pengaruh Foreign Direct Investment (FDI) Terhadap Perekonomian Domestik

PENDAHULUAN
            Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kesatuan pasar yang semakin terintegrasi tanpa rintangan batas teritorial negara. Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif dan masuknya produk–produk global ke pasar domestik, hal ini juga menimbulkan peluang masuknya investasi asing pada perekonomian domestik
            Globalisasi dapat berupa perdagangan antar Negara, migrasi para pekerja dan yang paling penting, investasi asing. Investasi asing merupakan manifestasi terpenting dalam proses globalisasi. Banyak Negara yang melakukan berbagai kebijakan untuk menarik investor asing, dengan harapan dapat memberi pengaruh positif untuk meningkatkan manfaat utama dari kenaikan pendapatan nasional. Dalam paper ini, penulis mengkhususkan pada investasi asing yang berupa Foreign Direct Investment (FDI) oleh perusahaan multinasional (Multinational Enterprises/ MNEs).
            Menurut Krugman (1994), FDI adalah arus modal internasional dimana perusahaan dari suatu negara mendirikan/ memperluas perusahaannya di negara lain. Sedangkan menurut World Bank (2013), FDI adalah investasi langsung berupa net inflow dari jumlah modal, reinvestasi pendapatan, modal jangka panjang lainnya, dan modal jangka pendek seperti yang ditunjukkan dalam neraca pembayaran/BoP oleh investor asing. Meningkatkan FDI menjadi peran penting dalam pembangunan ekonomi setiap negara dan kebijakan mengundang FDI merupakan salah satu cara sebuah negara khususnya negara sedang berkembang untuk memenuhi kebutuhan akan teknologi dan modalnya. Di Indonesia, arus FDI yang masuk relatif meningkat setiap tahun. Pada tahun 2008 jumlah aliran FDI yang masuk ke Indonesia sebesar US$ 9.318.453.650 tetapi sempat menurun pada tahun 2009 sebesar US$ 4.877.369.178 karena adanya dampak dari krisis perekonomian dunia. Namun arus FDI kembali meningkat tiap tahunnya hingga tahun 2012 mencapai US$ 19.852,569.230.